Dashboard Admin Wali Kelas
SEKILAS INFO >     |     AYO BERKUNJUNG KE PERPUSTAKAAN!     |     JAM BUKA PELAYANAN PERPUSTAKAAN PADA JAM ISTIRAHAT SENIN - JUM'AT     |     JAGA DAN RAWATLAH KOLEKSI BUKU-BUKU PERPUSTAKAAN YANG DIPINJAM!     |     TERIMA KASIH SUDAH MENGEMBALIKAN KOLEKSI BUKU PINJAMAN PERPUSTAKAAN DENGAN TEPAT WAKTU


Pesan Terakhir dari Raka (3)

Diterbitkan pada: 02 Oct 2026 20:07 WIB Dibaca: 57x

Ketika tiba di lokasi, ambulans sudah membawa Raka menuju rumah sakit.

Doni berdiri di pinggir jalan dengan wajah pucat.

“Doni!” panggil Pak Rafa.

Doni berbalik.

“Om…”

“Raka bagaimana?”

Doni hanya menggeleng.

“Saya juga belum tahu, Om.”

Pak Rafa kemudian segera menuju rumah sakit.

Sepanjang perjalanan, pikirannya hanya tertuju pada satu hal.

Raka.

Anaknya.

Anak yang pagi tadi masih mengirim pesan kepadanya.

Anak yang beberapa jam lalu masih tertawa bersama sahabatnya.

Anak yang selalu memanggilnya dengan satu kata sederhana:

Ayah.

Di rumah sakit, Pak Rafa dan Doni menunggu di depan ruang IGD.

Menit demi menit terasa begitu panjang.

Pak Rafa berkali-kali melihat pintu ruang perawatan.

Doni hanya duduk diam.

Tidak lama kemudian, seorang dokter keluar.

Pak Rafa segera berdiri.

“Dokter… bagaimana anak saya?”

Dokter itu terdiam sejenak.

Kemudian berkata dengan suara pelan,

“Pak, kami sudah berusaha semaksimal mungkin.”

Pak Rafa menatap dokter itu.

Seolah ia sudah memahami maksud kalimat tersebut, tetapi hatinya menolak untuk percaya.

“Raka…?”

Dokter menundukkan kepala.

“Maaf, Pak.”

Pak Rafa terdiam.

Dunia seakan berhenti berputar.

Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan.

Doni yang berada di belakangnya mulai menangis.

Hari itu, seorang ayah kehilangan anaknya.

Dan seorang sahabat kehilangan teman terbaiknya.


Bersambung ke bagian 4

Kembali

Komentar

Tinggalkan Komentar